Senin, 21 Februari 2011

WORKSHOP PERCEPATAN AKREDITASI





learning Assistance Program For Islamic Schools (LAPIS) mengadakan workshop Percepatan Akrditasi Madrasah khusus untuk MI dan MTs se-Indonesia. MI Muhammadiyah 2 Kukusan salah satu madrasah dari 10 madrasah di Depok yang akan mendapat bantuan program ini. Lembaga ini berasal dari negara Australia bekerja sama dengan Kementerian Agama RI terutama dalam peningkatan mutu pendidikan di madrasah. Propinsi yang mendapat bantuan dari program ini antara lain:DKI,Jawa Barat, Banten, Yogyakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Barat. Acara yang diadakan di gedung MAN 4 (dulu PGAN 28) ini cukup menarik dan komunikatif. Beberapa orang pejabat baik dari BAP, Kemenag RI maupun Anggota Dewan Perwakilan Rakyat DKI. Peserta undangan adalah para kepala MI dan se-Jabodetabek. Pada kesempatan tersebut ketus LAPIS yang sangat fasih berbahasa Indonesia mengatakn bahwa minat adalah hal yang sangat penting dalam program ini.

Rabu, 16 Februari 2011

HARUS GURU KREATIF










Dalam pembelajaran guru dapat memanfaatkan berbagai sumber dan tidak selalu berada di dalam kelas. Kunjungan ke tempat-tempat wisata bersejarah atau sejenisnya bisa dijadikan sebagai sumber belajar. Guru harus kreatif dalam menuangkan ide-ide. Hal itu dikatakan oleh Kepala MI Muhammadiyah 2, Sahabudin, pada acara kunjungan wisata ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Museum Pancasila Sakti Lubang Buaya Jakarta Timur hari Rabu tanggal 16 Februari 2011.
Kunjungan wisata ini diikuti oleh 72 orang siswa kelas 4, 5, dan 6 yang didampingi oleh 9 orang guru. Kunjugan pertama ke Museum Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) sekitar pukul 09.30 – 10.30, dilanjutkan ke museum olahraga,museum telekomunikasi dan museum bayt al-qur’an. Para siswa sangat senang dan bersemangat ketika berada di dalam museum IPTEK. Mereka memeragakan beberapa percobaan, apalagi ketika berada di dalam ruang Simulasi Gempa. Selepas shalat zuhur da makan siang rombongan yang menggunakan 2 bus meluncur menuju museum Pancasila Sakti Lubang Buaya.
Di Museum yang hampir terlupakan banyak orang itu mereka menyaksikan diorama pengkhianatan PKI terhadap para Perwira ABRI tahun 1965. Barangkali karena pemerintah sekarang tidak terlalu mengekspos tentang peristiwa tersebut, banyak pelajar kita yang tidak mengetahui sejarah yang kelam itu.
Mengingat waktu sudah sangat sore dan diperkirakan perjalanan ke monas memakan waktu yang agak lama, maka diputuskan rombongan kembali ke Depok, meskipun ada beberapa siswa yang agak kecewa.

Kamis, 10 Februari 2011

RAPAT KERJA AKREDITASI



Dalam rangka persiapan akreditasi 2011, guru-guru MI Muhammadiyah beberapa kali telah melaksanakan rapat kerja (Raker). Raker diadakan setelah proses kegiatan belajar-mengajar selesai atau sekitar antara pukul 12.30 - 14.30. Materi raker membahas standar-standar akreditasi. Raker tersebut langsung dipimpin oleh Kepala Madrasah. Mengingat masih banyak bukti fisik yang belum selesai, maka tiap guru ditekankan agar bekerja secara maksimal. Meskipun jumlah peserta raker tidak selalu lengkap, tapi kegiatan tetap berjalan. Kepala Madrasah mengharapkan agar hasil akreditasi maksimal dan memuaskan sesuai dengan kondisi dan keadaan madrasah

Sabtu, 05 Februari 2011

HIDUP BERSIH







Agar kegiatan belajar di madrasah berjalan kondusif, siswa harus sehat dan bersih. Untuk menanamkan kebiasaan tersebut MI Muhammadiyah 2 Mengadakan beberapa kegiatan penunjang hidup bersih seperti : cara menggosok gigi yang baik dan benar, mencuci tangan yang benar, pemeriksaan kuku siswa tiap selesai upacara bendera hari Senin. Tiap 6 bulan sekali PUSKESMAS Beji mengadakan imunisasi untuk kelas 1, 2, dan 3.

Minggu, 16 Januari 2011

PELAJARAN KOMPUTER DIMULAI






Terhitung tanggal 15 Januari 2011 (Sabtu) kelas 4,5, dan 6 MI Muhammadiyah 2 mulai mendapat pelajaran tambahan komputer. Pelajaran diasuh oleh Hariyadi, S.Pd.I. Anak-anak terlihat sangat antusias. Diantara mereka masih ada yang sama sekali belum pernah mengoperasikan komputer. Dengan adanya pelajaran komputer diharapkan wawasan dan pengetahuan anak bertambah. Meskipun komputer yang tersedia baru 5 buah, tapi kepala madrasah berusaha untuk mengoptimalkan sarana yang dimiliki. " Insya Allah kami akan terus meningkatkan sarana dan prasarana di madrasah kami, sehingga kami terlalu tertinggal oleh sekolah atau madrasah yang ada di lingkungan kami ", kata kepala MIM, Sahabudin

Kamis, 23 Desember 2010

LINGKUNGAN SANGAT MENENTUKAN


Lingkungan memang sangat berpengaruh terhadap perkembangan jiwa dan pendidikan anak. Warnet-warnet dan rental-rental Playstation (PS) sudah menjamur sampai desa-desa di kaki gunung. Anak-anak lebih senang menghabiskan waktunya di tempat-tempat permainan teraebut ketimbang membaca buku-buku pelajaran dan ilmu pengetahuan. Semua itu merupakan tantangan berat bagi orang tua,pendidik juga pemerintah setempat maupun pemerintah pusat. Hal itu disampaikan kepala MIM 2 di depan para orang tua/wali murid kelas 6 pada acara penyerahan buku laporan hasil belajar siswa tahun pelajaran 2010/2011 sekaligus musyawarah penentuan biaya kegiatan akhir tahun pelajaran 2010/2011.

Senin, 20 Desember 2010

JUARA BUKAN TUJUAN





Dalam kata sambutannya kepala MIM 02 berpesan kepada siswa-siswi yang belum mendapat juara agar tidak bersedih dan berhenti dalam berprestasi dan bagi yang memperoleh juara agar tidak berbangga diri dan takabur. Hal itu disampaikan pada acara penutupan kegiatan peringatan tahun hijriyyh 1432 di ruang kelas 2. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba-lomba sekaligus penyerahan hadiah dan piagam penghargaan. Kepala madrasah dan panitia secara bergantian membagikan penghargaan tersebut. Beberapa siswa menyumbangkan beberapa lagu.

Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 02

Madrasah pencetak insan-insan yang berakhlak mulia dan cinta Muhammadiyah.

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
Nama Sahabudin lahir Bogor, 5 Agustus 1968. tamat SDM Kukusan, MTsM Kukusan, PGAN 28 Jakarta, FSUI, IAIN, STAI YAPERI Cibinong